ALAT PERAGA MATEMATIKA : MATH HANGER

TIK & MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

(Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas pada Mata Kuliah TIK & Media Pemebelajaran Matematika)

LAPORAN PENYELESAIAN TUGAS PROJECT


Dosen Pengampu : Depi Ardian Nugraha, M.Pd.






Pemahaman Konsep KPK dan FPB melalui Media Pembelajaran Math Hanger



Kelompok 11

Aulia Lestari Armanda
192151085
Siti Azmi Nurnazhimah
192151081




PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
TAHUN 2020




A.    Deskripsi Math Hanger 

Media pembelajaran di SD merupakan salah satu sumber yang digunakan guru ketika proses belajar- mengajar.Menurut Koswara (2016), media yang digunakan dalam proses belajar-mengajar adalah media yang disediakan oleh sekolah, seperti balok untuk materi bangun ruang dan media praktis, seperti penggaris yang dibawa oleh siswa untuk materi pengukuran. Pada umumnya guru  menggunakan media pembelajaran yang ada. Hal ini menyebabkan kurangnya perkembangan media pembelajaran sehingga siswa memiliki keterbatasan dalam menerima pengalaman belajar. Media yang digunakan tidak harus mahal. Guru dapat menggunakan alat-alat yang murah dan efisien. Meskipun sederhana, media tersebut dapat mencapai tujuan pembelajaran yangdiharapkan.
Menurut Muliawan (2009) terdapat manfaat dan jenis mainan yaitu manfaat motorik, afeksi, kognitif, spiritual, dan keseimbangan; serta jenis mainan ekspresif, komplementer, dan edukatif. Permaian edukatif dapat digunakan oleh guru SD sebagai sarana belajar untuk meningkatkan kemampuan pemahaman dan berpikir anak melalui permainan dengan menggunakan objek atau benda konkret.
Kemampuan pemahaman matematis merupakan hal yang sangat penting karena melalui pemahaman dan penguasaan konsep siswa akan menguasai prasyarat materi selanjutnya. Misalnya, siswa akan dapat menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan pecahan apabila telah memahami konsep Keliapatan Persekutuan Terkecil (KPK) danFaktor Persekutuan Terbesar (FPB). Menurut Supriadi (2012), KPK dari dua bilangan adalah bilangan bulat positif terkecil yang dapat dibagi habis oleh kedua bilangan. Menurut Tiurlina (2012), FPB dari dua bilangan atau lebih adalah faktor yang sama dan terbesar dari bilangan-bilangan tersebut
Math Hanger  ini bertujuan untuk menentukan sebuah FPB dan KPK dari suatu bilangan dengan cara menggantungkan property baju dan celana pada angka yang tertera dengan aturan tertentu. Dengan adanya media pembelajaran ini diharapkan peserta didik mampu memahami konsep dasar dalam menentukan FPB dan KPK dengan benar.



B.     Bahan Yang digunakan untuk membuat Math Hanger


No
Nama Bahan
Kuantitas
Prediksi harga
Keterangan
1
Sterofoam
1 buah
Rp. 7.000

2
Push pins
40 buah
Rp. 10.000

3
Kain flannel
2 x 2 meter
Rp. 40.000

4
Lem tembak
1 buah
Rp. 3.000

5
Paper clip
40 buah
Rp. 10.000

6
Kertas lipat
1 pack
Rp. 5.000

7
Double tip
1 buah
Rp. 3.000

8
Kertas hvs
4 lembar
Rp. 4.000


C.    Alat yang digunakan untuk membuat Math Hanger

1.      Lem tembak
2.      Lilin
3.      Gunting
4.      Korek api
5.      Spidol
6.      Penggaris

D.    Cara pembuatan Math Hanger

1.      Siapkan alat dan bahan.
2.      Print angka dari 1 sampai 40 lalu gunting. Kemudian tempelkan pada sterofoam.
3.      Tempelkan push pin dibawah angka yang nempel pada sterofoam.
4.   Buat alat yang digunakan untuk menandai angka dengan menggunakan properti baju dan celana berbahan dasar kain flannel.
5.      Ubah bentuk paper clip menjadi seperti sebuah gantungan baju.

E.     Cara menggunakan Math Hanger

1.      Untuk mencari KPK

a.       Permainan ini dilakukan oleh dua orang.
b.      Setiap orang memegang satu angka (misalnya mencariKPKdari 5 dan 2
maka orang pertama fokus pada angka 5 dan orang selanjutnya fokus pada angka 2).
c.       Orang pertama yang memegang angka 5 maka dia akan menempelkan  properti baju pada kelipatan lima.
d.      Setelah orang pertama selesai maka orang ke dua melanjutkan permainan dengan menempelkan  properti celana pada kelipatan2 kemudian berhenti setelah   properti baju orang pertama dan properti celana orang kedua berada pada satukotak tabel angka   (tabel angka  10).
e.       Properti baju dan celana pemain pertama dan pemain kedua berada pada tabel angka kesepuluh maka 10 merupakan KPK dari 5 dan 2.
f.       Permainan diulang dengan soal yang berbeda. 

2.      Untuk mencari FPB

a.       Permainan ini dilakukan oleh dua orang.
b.      Setiap orang memegang satu angka (misalnya mencari FPB dari  6 dan 4
maka orang pertama fokus pada angka
6 dan orang selanjutnya fokus pada angka 4).
c.       Orang pertama yang memegang angka 6 maka dia akan menempelkan  properti baju pada faktor 6 (pada angka 1, 2, 3, 6)
d.      Setelah orang pertama selesai maka orang ke dua melanjutkan permainan dengan menempelkan  properti celana pada kelipatan 4 (pada angka 1, 2, 4).  Kemudian berhenti setelah   properti baju orang pertama dan properti celana orang kedua berada pada satukotak tabel angka   (tabel angka 2).
e.       Properti baju dan celana pemain pertama dan pemain kedua berada pada tabel angka kedua maka 2 merupakan FPB dari 6 dan 4.
f.       Permainan diulang dengan soal yang berbeda. 


Daftar Pustaka


Agustin, Rindu Rahayu. 2016. Media Pemahaman Konsep KPK dan FPB bagi siswa kelas IV sekolah dasar berdasarkan analisis permainan congklak: Kalimaya, Vol 4, No. 2 Agustus 2016.
Unknown. 2014. Media Pembelajaran Math Hanger, diakses 27 Februari 2020, dari http://septimartiana.blogspot.com/2014/01/media-pembelajaran-Math Hanger.html
Kurniati, Suci Indah. 2017. Penerapan Alat Peraga Dakon Matematika (Dakota) dalam Pembelajaran Matematika KPK dan FPB, diakses 27 Februari 2020 dari https://www.kompasiana.com/suciindahkurniati/59891e8288575a0acf6fa792/penerapan-alat-peraga-dakon-matematika-dakota-dalam-pembelajaran-matematika-kpk-dan-fpb?page=all
Situmorang, Feralia Goretti. 2016. Math Hanger, diakses 27 Februari 2020 dari https://www.slideshare.net/Raretita/Math Hanger

Lampiran




0 komentar:

Posting Komentar